Rabu, 24 Juni 2015
Dear Penaku,,,
Sepanjang waktu aku lewati tanpamu dan akhir-akhir
ini aku teringat terus sama kamu Emy. Mungkin bisa dibilang rindu, kangen tapi
disisi lain mungkin aku merasa jadi teman yang nggak bisa menepati janjinya.
Aku pernah janji kalau habis sholat eid aku akan datang ke RS buat njenguk
kamu. Tapi waktu itu bertepatan dengan temen-temen SMP yang ngajak aku
silaturohmi ke rumah guru-guru SMP.
Nggak mungkin aku menolak hal itu.
Karena aku berfikir setelah itu aku masih bisa njenguk kamu. Waktu pulang dari
rumahnya bu Ninik, sandalnnya Udin hilang 1. Dicari kemana-mana juga nggak
ketemu. Akhirnya Udin dipinjami sandal sama bu Ninik.
Tapi pas sampai di jalan menuju RS
aku di telfon sama ayah mu. Dia bilang kalau aku nggak usah dating ke RS”.
WHY
????
kenapa kamu nggak mau menunggu aku lebih lama em???
kenapa kamu nggak mau menunggu aku lebih lama em???
Kamu benar-benar berhasil membuat
aku menyesal seumur hidup. Penyesalan yang selalu membuat aku jadi orang yang
cengeng tiap ingat kamu. Aku nggak bisa menepati janjiku sama kamu. Padahal
hampir tiap hari kamu ngingetin aku kalau kamu ingin ketemu. Mungkin kamu akan
berfikir kalau aku ini teman yang jahat iya kan???
Maaf em, maaf karena aku nggak bisa
jadi teman yang ada saat nafas terakhir itu keluar.
Maaf atas semua kesalahanku selama
ini.
Maaf karena aku udah jadi teman
yang nggak bisa menepati janjinya.
Terima Kasih karena kamu udah
membuat aku jadi orang yang mulai menghargai pesan dari orang lain. Mulai dari
balas pesan orang nggak Cuma dengan kata “Tdk, ya, ok”.
Terima kasih udah membuatku jadi
orang yang mulai menghargai waktu.
Terima kasih juga udah ngajari aku
buat temenan sama orang-orang nakal.
Sekarang aku tau nggak semua orang
nakal itu berandalan. Nggak semua orang nakal itu akan merubah kita jadi orang
nakal juga. Selama kita bisa membedakan mana yang benar dan salah, mana yang baik dan buruk, serta tau
batasannya dan bisa melindungi diri sendiri semua nggak akan jadi masalah.
Aku belajar banyak hal dari mereka
lho em!!!
Kalau aku tela’ah, mereka itu cuma
terlihat nakal dari luar. Merokok, nongkrong di parkiran tiap pulang sekolah,
baju dikeluarin, upacara nggak pakai dasi, dan kaos kaki pun pakai kaos kaki
dibawah mata kaki. Tapi mereka itu baik hati. Care banget sama yang namanya
teman. Mereka membeli apapun yangmereka mau dengan cara menabung dari uang
saku, nggak Cuma minta sama orang tua. Hati
mereka itu nggak sekeras ego mereka. Dan mungkin itu yang menjadikan aku
seperti sekarang. Kata teman-teman kuliahku sekarang aku it ½ cewek ½ cowok.
Tapi tenang aja em, aku masih cewek tulen kok J hehehe. Puput yang dulu akan kembali kalau saatnya
udah tiba. Tapi kalau difikir jadi pendiam itu nggak enak. Jadi aku tetep kayak
gini aja ya!!! #peace.
Terima kasih juga karena kamu aku
jadi ingin belajar mengenali watak setiap orang.
Ternyata kepribadian setiap orang itu unik, sama seperti yang kamu bilang. Jalan-jalan sama teman jauh dari rumah ternyata juga menyenangkan. Nggak Cuma di rumah aja. Sekarang aku jadi suka travelling lho !!!, menikmati indahnya alam karunia Allah SWT.
Ternyata kepribadian setiap orang itu unik, sama seperti yang kamu bilang. Jalan-jalan sama teman jauh dari rumah ternyata juga menyenangkan. Nggak Cuma di rumah aja. Sekarang aku jadi suka travelling lho !!!, menikmati indahnya alam karunia Allah SWT.
Janji yang nggak bisa aku
tepati dulu akan aku jadikan cerminan untuk
hidupku sekarang. Nggak ada yang namanya nanti ataupun menunda-nunda sesuatu
selama kita bisa melakukannya saat itu juga.
Aku sayang kamu ,,, Miss U Emy ….
Thanks for all em. I hope
you can be happy and calm in heaven and i'll tell you all about my live story without you when i see you again.
Tuhan, ampuni semua dosanya.
Lindungi dia dari api neraka-MU. Jadikanlah dia sebagai salah satu penghuni surga-MU “Amin”.
@meliyana_putri
